Penjelasan Fungsi, Struktur dan Jenis Pembuluh Darah

Telah kita ketahui bahwa darah mengalir di seluruh tubuh melalui pembuluh darah, dari yang besar sampai yang sangat halus. Tetapi bagaimana ujud, fungsi, serta bentuk pembuluh-pembuluh darah itu?

Yang disebut pembuluh darah nadi atau arteri ialah pembuluh darah yang bentuknya seperti tabung besar-kecil dan membawa darah dari jantung. Kebanyakan darah dipompakan ke dalam pembuluh terbesar dalam tubuh kita. Pembuluh darah yang terbesar itu disebut aorta, dan garis tengah atau diameternya kira-kira 2,5 cm (1 inci). Dari aorta, yang berjalan ke bawah di dekat tulang belakang, cabang-cabangnya menyebar untuk mengedarkan darah ke semua organ dalam tubuh kita. Cabang-cabang makin menjadi halus, sampai menjadi pembuluh yang sangat halus-halus dan disebut pembuluh halus atau arterioles.

Jumlah darah yang besar sekali dipompa dengan tekanan tinggi ke dalam arteri. Darah di sepanjang aorta bergerak dengan kecepatan 38 cm tiap detiknya. Arteri memerlukan dinding yang kuat untuk dapat bertahan terhadap tekanan tersebut. Karena itu dindingnya juga memuat lapisan otot yang tebal.

bilik kiri jantung berkontraksiSewaktu bilik kiri jantung berkontraksi, darah didorong keluar melalui katup satu arah ke dalam aorta, yang merupakan arteri terbesar dalam tubuh. Pancaran darah menyebabkan aorta menjadi menggembung.

Arteri-arteri besar melancarkan aliran darah dengan cara membesar tepat setelah tiap denyut jantung. Kemudian kembali lagi pada garis tengahnya semula.

Lapisan otot tebal pada dinding arteriDinding arteri memuat lapisan otot tebal yang dapat membuat arteri berkontraksi.

Dinding-dinding arterioles bahkan lebih berotot, tetapi fungsinya lain. Tugasnya ialah mengatur jumlah darah yang mencapai berbagai organ, sesuai dengan kebutuhan badan. Arterioles dapat juga mengurangi tekanan darah, yang kalau tekanannya tidak diturunkan, mungkin dapat merusakkan organ tubuh yang halus. Arteri, arterioles, dan vena, bagian dalamnya tertutup dengan lapisan licin dan kedap air. Ini untuk mencegah darah bocor melalui dinding pembuluhnya.

Katup lantung menutup dan dinding otot aorta berkontraksiKatup lantung menutup dan dinding otot aorta berkontraksi untuk mendorong darah sepanjang arteri dalam peredarannya ke seluruh tubuh. Kontraksi aorta datang pada saat yang tepat untuk membantu memenangkan pancaran darah yang meninggalkan jantung. Hal itu akan menghasilkan aliran darah yang lancar dan tenang di seluruh tubuh.

Darah berkumpul di dalam katup satu arahWalaupun terdapat katup satu arah dalam vena, kadangkala darah berkumpul di dalamnya, bila seseorang harus berdiri sangat lama. Hal itu dapat menyebabkan otak sangat kekurangan darah, dan orangnya dapat jatuh pingsan. Tentara dalam parade diajar menegangkan otot-otot kakinya pada waktu-waktu tertentu untuk mendorong darah terus berjalan, jangan sampai berkumpul daIam vena.

Pembuluh balik atau vena adalah pembuluh darah yang membawa darah kembali ke jantung. Pembuluh darah ini juga mem-punyai otot di dindingnya seperti pembuluh nadi. Otot vena jauh lebih tipis dan tidak begitu kuat. Darah mengalir melalui arteri dan arterioles, kemudian melalui pembuluh kapiler. Itu menyebabkan darah ketika mencapai pembuluh’balik atau vena, tekanannya sudah rendah. Vena menggembung sewaktu darah memelarkan dindingnya yang tipis, dan seluruh vena dapat memuat kebanyakan darah dalam tubuh. Vena-vena terbesar seperti ruang vena, dapat mengubah isinya dengan membuat otot di dindingnya berkontraksi pelan-pelan. Ini dapat mengubah isi darahnya, yang mungkin diperlukan sekali setelah perdarahan yang banyak. Semua vena, kecuali yang kecil-kecil sekali, mempunyai juga katup-katup satu arah. Ini untuk menahan darah jangan sampai dapat mengalir ke arah yang salah.

Darah dapat berkumpul dalam pembuluh balik di kaki, jika seseorang tetap berdiri sampai lama sekali. Hal itu dapat menyebabkan orang tersebut menjadi tidak sadar diri atau pingsan, karena mungkin tidak cukup darah yang mengalir ke otak. Tentara sewaktu parade diajari menegangkan otot kakinya guna mendorong darah berjalan terus dalam vena. Dengan demikian dimungkinkan lebih banyak darah dapat mencapai otak. Kegiatan itu akan terjadi secara wajar sewaktu kita bergerak dan membantu darah tetap beredar.

Di dalam tubuh terdapat banyak bagian yang arterinya terbungkus vena. Panas dari darah dalam arteri memanaskan darah dalam vena, dan dengan begitu dapat mengurangi kehilangan panas dalam badan. Dalam lengan dan kaki, letak vena-venanya dekat permukaan. Jadi arteri-arterinya tidak terbungkus vena. Sewaktu cuaca panas, darah dikirimkan ke vena yang tepat di bawah kulit tadi. Ini untuk membantu menyejukkan badan.

Arteri tidak terbungkus vena

Katup-katup satu arah dalam vena

 

  • Darah beredar di seluruh tubuh dengan melalui katup-katup satu arah dalam vena.
  • Katup menutup jika darah mulai mengalir kembali. Ini biasanya mencegah darah berkumpul di kaki karena beratnya sendiri.

Yang disebut pembuluh darah kapiler ialah pembuluh-pembuluh darah yang terkecil dalam tubuh. Dindingnya hanya setebal satu sel dan tidak mempunyai lapisan dalam yang kedap air, seperti yang terdapat dalam arteri, arterioles, dan vena. Pembuluh kapiler itu sedemikian sempitnya, hingga sel-sel darah merah yang biasanya berbentuk piringan tebal di pinggir, hanya dapat melaluinya dengan menyusup. Dan sewaktu menyusup itu bahkan terpaksa harus mengubah bentuknya.

Pembuluh-pembuluh kapiler membentuk jaringan bercabang-cabang yang sangat rumit di seluruh tubuh. Jaringan itu sedemikian rapatnya, hingga hanya sedikit sekali sel yang agak jauh dari kapiler. Dan semua sel dapat mencapai dengan mudah sistem pengangkutan utama dalam tubuh. Kapiler adalah satu-satunya pembuluh darah yang memungkinkan darah dapat menjalankan fungsinya. Dalam hal ini ialah memberikan memberikan oksigen dan bahan makanan serta mengambil bahan buangan. Kebanyakan bahan kimia dapat dengan mudah menembus dinding-dindingnya yang tipis.

Darah melalui arteri dan arterioles yang menyempitDarah melalui arteri dan arterioles yang makin menyempit, sampai memasuki jaringan kapiler yang sangat rumit dan halus. Kemudian darah menemukan jalannya kembali ke dalam vena yang mengembalikan darah ke jantung.

Jaringan kapiler dalam kulit memberikan kepadanya warna kemerah-merahan yang normal dan sehat. Ini jelas dapat dilihat kalau kulit orang yang bersangkutan keputih-putihan. Darah dalam kapiler yang tembus cahaya dapat dilihat melalui kulit. Mencubit kulit akan mengosongkan darah keluar kapiler, dan daerah yang dicubit kelihatan pucat. Hal yang sama terjadi sewaktu cuaca dingin, bila arterioles yang memberikan darah kepada kulit menjadi sempit. Hal itu menyumbat penyaluran darah ke kapiler dan membuat kulit kelihatan pucat atau kebiru-biruan.

Sel darah merah berbentuk piringan tebal di pinggirSel darah merah berbentuk piringan tebal di pinggir. Tetapi bahkan benda yang sangat kecil itu terpaksa berubah bentuk ketika menyusup melalui kapiler yang sangat sempit. Dinding kapiler sangat tipis dan tembus cahaya, dan hanya setebal satu sel.

8 images related to Penjelasan Fungsi, Struktur dan Jenis Pembuluh Darah