Struktur dan Kerja Jantung

Jantung kita ini dapat diumpamakan pompa yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Lalu jantung itu sendiri, bagaimana susunannya? Jantung terbentuk hampir seluruhnya dari otot. Merupakan organ tubuh yang besar dan kuat, besarnya kira-kira sekepalan tangan. Letaknya pada garis belahan tubuh, di bawah tulang dada. Kedudukannya miring hingga ujung bawahnya menunjuk ke kiri.

Struktur Jantung

Jantung terdiri dari dua unit pompa yang kuat sekali, masing-masing dengan dua ruang; bilik yang di bawah dan serambi yang di atas. Di antara kedua ruang itu terdapat katup yang mencegah darah mengalir kembali sewaktu pemompaan.

  1. Ruang vena atas                              9. Arteri paru-paru
  2. Arteri paru-paru                            10. Vena paru-paru
  3. Vena paru-paru                              11. Serambi kiri
  4. Serambi kanan                               12. Katup sekat kiri
  5. Katup sekat kanan                         13. Katup arteri
  6. Bilik kanan                                      14. Bilik kiri
  7. Ruang vena bawah                        15. Otot penyekat (septum)
  8. Aorta

Pada dasarnya jantung itu memang sebuah pompa. Suatu pompa yang bekerja baik dan dapat beroperasi dengan tak ada hentinya selama enam puluh sampai seratus tahun atau tersekat. Seluruh pompa yang ruangannya empat itu dikelilingi lapisan pelindung yang disebut pericardium (lapisan luar jantung). Lapisan luar itu mengandung cairan pelumas.

Keempat ruang jantung terdiri dari dua ruang atas, disebut serambi, dan dua ruang bawah, disebut bilik. Serambi berdinding tipis dan menerima darah yang kembali  ke jantung. Ruang-ruang itu disebut serambi atau atrium kiri dan serambi (atrium) kanan.

Ruang-ruang di bawah yang disebut bilik, terdiri dari bilik kanan dan bilik kiri. Ruang-ruang itu jauh lebih besar dan lebih banyak berotot daripada serambi. Bilik kanan memompakan bagian tubuh lainnya. Sisi kiri dan sisi kanan jantung disekat dengan dinding kuat, disebut otot penyekat atau septum. Dinding kuat itu memisahkan darah yang harus dipompa ke paru-paru dari darah yang akan beredar ke semua bagian tubuh lainnya. Darah dijaga agar tetap bergerak dalam arah yang semestinya dengan sederetan katup. Ini adalah pancung seperti kulit atau belulang ulet yang dipaksa membuka oleh tekanan darah dan kemudian menutup untuk mencegah darah mengalir kembali.

Bagaimana cara jantung kita ini memompakan darah? Perlu diketahui lebih dulu, bahwa sangatlah penting darah “segar” atau yang mengandung oksigen itu terpisah dari yang oksigennya sudah terpakai, yaitu darah yang telah melalui bagian-bagian organ di seluruh tubuh. Darah yang kembali ke jantung dari tubuh sarat dengan karbon-dioksida (Co2) dan hanya mengandung sedikit oksigen. Darah itu mula-mula masuk ke dalam serambi kanan di bagian atas jantung. Serambi berkonstraksi ringan dan mendorong darah melalui katup sekat satu arah masuk ke dalam bilik kanan yang langsung ada di bawahnya. Bilik kanan berkonstraksi kuat dan memompakan darah melalui arteri paru-paru. Di sini darah mendapat oksigen, dan karbon-dioksida (Co2) dilepaskan.

Sekarang darah yang mengandung oksigen kembali dari paru-paru ke serambi kiri. Serambi ini berkontraksi dan mendorong darah melalui katup sekat kiri yang juga satu arah, masuk ke dalam bilik kiri. Bilik kiri ini merupakan bagian mekanisme pompa jantung yang paling kuat. Bila bilik kiri itu berkontraksi, tangannya memompa darah untuk dapat beredar ke seluruh tubuh.

Katup Aorta

  • Katup Aorta mencegah darah mengalir kembali ke dalam jantung dari aorta dan dari arteri paru-paru.

Katup sekat kiri yang disebut katup mitral, membuka untuk memungkinkan darah meninggalkan serambi kiri masuk ke dalam bilik kiri

  • Katup sekat kiri yang disebut katup mitral, membuka untuk memungkinkan darah meninggalkan serambi kiri masuk ke dalam bilik kiri.

Katup sekat kanan membuka untuk mengizinkan darah meninggalkan serambi kanan dan masuk ke dalam bilik kanan

 

  • Katup sekat kanan membuka untuk mengizinkan darah meninggalkan serambi kanan dan masuk ke dalam bilik kanan

Jantung diperlengkapi dengan sederet katup satu arah untuk menjaga agar darah tetap mengalir ke arah yang semestinya. Katup itu berupa pancung-pancung kecil, terbuat dari bahan kuat seperti belulang dan berpegas seperti karet. Katup dipaksa membuka karena tekanan darah yang berlaku.

Jadi ringkasnya : peredaran darah membawa darah ke paru-paru dan kembali ke jantung (peredaran darah kecil); kemudian darah dipompa dari jantung ke seluruh tubuh lainnya dan kembali lagi ke jantung (peredaran darah besar).

Kadang-kadang ada bayi yang lahir dengan lubang kecil di dalam dinding otot penyekat (septum), yaitu dinding yang menyekat sisi kanan dan sisi kiri jantung. Dengan demikian darah yang mengandung oksigen dan oksigennya sudah terpakai, menjadi tercampur. Untuk memperbaikinya diperlukan pembedahan jantung untuk menyumbat “lubang dalam jantung” tersebut.

struktur jantung dan cara kerja memompa darah

  1. Darah mengandung oksigen dari paru-paru (merah) memasuki serambi kiri. Pada saat itu juga, darah yang oksigennya telah terpakai (biru) kembali dari seluruh tubuh masuk ke dalam serambi kanan.
  2. Kedua serambi berkontraksi, membuka katup satu arah masing-masing dan mendorong darah ke dalam bilik.
  3. Sewaktu bilik mulai berkontraksi, katup-katup sekat menutup.
  4. Bilik memompakan darah ke luar dari jantung, yang kanan ke paru-paru dan yang kiri ke seluruh tubuh.

5 images related to Struktur dan Kerja Jantung